Minggu III Prapaskah
Renungan Malam, 17 Maret 2021

♪KJ.367 : 1– Berdoa

Ezra 8 : 21 – 23
Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami (ay.23)

Di kalangan Kristen dewasa ini, berbicara tentang doa puasa sering diwarnai dengan berbagai penafsiran. Ada yang menganggap kita tidak perlu lagi berpuasa karena Tuhan Yesus sudah berpuasa untuk kita. Puasa dianggap menghukum tubuh atau sebagai salah satu “metode diet.” untuk menghilangkan berat badan. Puasa sebagai cara untuk terlihat lebih rohani dibanding orang lain. Puasa dilakukan untuk mengatasi masalah pribadi yang berat seperti kehidupan ekonomi yang makin merosot, untuk mendapatkan pekerjaan, jodoh atau sebagai permohonan agar Allah menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi. Jadi kita berpuasa agar Allah melakukan apa yang kita inginkan.

Puasa sudah dilakukan oleh bangsa Israel sejak zaman dulu. Bangsa-bangsa lain pun melakukan puasa. Bagi orang Kristen, puasa adalah hal yang sangat penting dalam ibadah sama halnya dengan berdoa dan bersedekah, puasa adalah salah satu disiplin rohani. Seperti yang dilakukan Ezra, kesung guhannya mencari perlindungan Tuhan ditunjukkan dengan memaklumkan puasa kepada seluruh bagsa Israel. Puasa sebagai bentuk kerendahan hatinya, mohon perlindungan Tuhan agar jalan yang ditempuh aman bagi seluruh umat, anak-anak dan segala harta benda mereka. Ezra bisa saja minta pertolongan raja dan bala tentaranya tetapi hal itu tidak dilakukannya. Ezra sudah mengucapkan pengakuan imannya bahwa ‘Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi keselamatan mereka, tetapi kuasa murka Nya akan menimpa semua orang yang meninggalkan Dia. Jadi kata Ezra, “berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.

Jadi puasa tidak dilarang, tetapi juga bukan merupakan suatu kewajiban. Saudara bisa mengikuti puasa caranya Ezra, Daniel, Musa, Ester atau bahkan seperti yang Tuhan Yesus lakukan. Sebagai gereja Tuhan, melalui doa puasa kita diingatkan untuk tidak memikirkan diri sendiri dan keselamatan pribadi, tetapi juga kepentingan masyarakat, bangsa dan negara.

♪KJ. 367 : 6

Doa : (Tuhan, ajarlah kami untuk selalu mencari kehendak-Mu melalui kebenaran firman Mu)