Bartimeus adalah tokoh Alkitab yang terdapat dalam Perjanjian Baru. Tokoh ini terdapat dalam Injil Markus 10:36-52.
Dikisahkan dalam perjalanan Yesus bersama para murid keluar dari ke Yeriko. Lalu Yesus melihat seorang buta yang memohon belas kasih-Nya. Bartimeus, anak Zabedeus itu berteriak, “Yesus, anak Daud, kasihanilah aku”. Namun orang-orang menegurnya supaya diam, tapi bukannya diam, Bartimeus semakin keras dan berulang-ulang permohonan yang sama. Lalu Yesus pun menyuruh Filipus untuk membawa Bartimeus kepada Yesus, dan dia Bartimeus meninggalkan jubahnya menuju Yesus. Yesus bertanya kepada Bartimeus, “Apa yang ingin Aku perbuat bagimu?”. Lalu Bartimeus menjawab, “Aku ingin melihat”. dan Yesus berkata, “Pergilah, imanmu telah menyelematkanmu!”. Lalu Bartimeus pun dapat melihat, bersukacita dan mengikut Yesus.
Dalam sebuah cerita Alkitab, selalu ada makna untuk jemaat, begitu pula dengan kisah Bartimeus ini. Hal ini dihubungkan dengan pembicaraan Yesus dengan para murid sebelum peristiwa ini. Ketika para murid ditanya oleh Yesus tentang permintaan meraka, para murid meminta untuk duduk di sebelah Yesus dalam kemuliaan. Namun Yesus tidak mengabulkan permintaan itu dikarenakan Yesus tidak berhak memberikannya. Yesus bahkan berkata pada para murid bahwa mereka tidak mengetahui permintaan mereka sendiri. Sebab untuk duduk dalam kemuliaan Allah bukan hal mudah. Di sini para murid terlihat sombong dan tidak tahu diri dengan berkata dapat melakukan syarat yang diajukan Yesus, yaitu meminum cawan (menerima kesengsaraan) dan dibaptis seperti Yesus (berarti memikul tugas menyelamatkan manusia dengan menebus dosa).
Maka dalam perbandingan ini, para murid dianggap kurang tahu diri dibanding Bartimeus. Bartimeus meminta belas kasihan Yesus dengan permohongan untuk disembuhkan. Sedangkan para murid meminta apa yang tidak bisa mereka lakukan.
