Minggu XXVI Ses. Pentakosta
Renungan Malam, 25 November 2021

♪ KJ.341 : 1 – Berdoa

Kisah Para Rasul 16 : 19-23
Ketika tuan-tuan perempuan itu bahwa akan penghasilan lenyap, menangkap Paulus dan Slas, lalu menyeret mereka ke untuk menghadap lay. 1 9)

Krena cinta uang, manusia bertindak anarkis, uang bisa membuat manusia gelap mata, yang salah jadi benar dan benar diubah jadi salah. Untuk itu kata rasul Paulus : ” Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang (1 Tim 6:10)

Pag’ tadi firman Tuhan kisahkan Paulus menghardik roh tenung dalam diri seorang hamba perempuan. Ketika roh itu takluk, muncul masalah baru bagi Paulus dan Silas. Tuan-tuan yang memperoleh penghasilan besar dari perempuan itu melihat harapan mereka akan mendapat penghasilan lenyap, Mereka menangkap Paulus dan Silas lalu menyeret menghadap penguasa. Penguasa yang mengurus urusan-urusan kecil dalam masyarakat kota. Tak puas di situ, dua kawan sekerja Allah dibawa ke pembesar-pembesar kota
untuk memeriksa dan mengadili segala perkara dengan bijak. Mereka mendapat tuduhan sesat. Tanpa pemeriksaan yang teliti, adil serta hasutan yang jahat, mereka didera habis-habisan. Masa haru biru memukul Paulus dan Silas. Mereka dipermalukan, pakaian di badan dikoyakan. Terjadilah pengadilan jalanan. Kepada Timotius yang menyaksikan penderitaan itu, Paulus menulis di kemudian hari begini : “Karena pemberitaaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi Fin-nan Allah tidak dibelenggu.• (2 Tim.2:9).

Penghasilan lenyap, tak ada surnber uang lagi maka kita dengar teka teki lama dalam masyarakat Batak, begini: “Merayap tak punya kaki, terbang tak punya sayap_ Manls seperti madu tetapi pahit lebih dari racun_• Inilah teka-teki tentang uang. Manisnya uang membuat para penguasa dan pembesar menutup mata terhadap kebenaran dan keadilan serta korbankan sesama_ Bila pendapatan lenyap janganlah belokan kebenaran dan keadilan demi hidup kembali bahagia. Sebagai warga gereja dalam keluarga dan jernaat kita butuh
uang tetapi jangan karena uang kita kehilangan harga diri di mata sesama.

KJ.341 : 3
Doa : (Tuhan, tolonglah Kami, arahkanlah kami dalam hidup ini mencari sesuap nasi melalui kerja yang jujur dan adil)